Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Peruksak Rumah Dilaporkan Kuasa Hukum ke Polsek Cibeureum Kota Tasik

SALIRA TV KOTA TASIK

Lokasi kejadian:
Negarakasih Kaler
Jam 11.40
Dirumah sedang ada anak kecil, ibu, baby sister.

Pelaku SIL berteriak teriak, marah marah, sifat temperamental nya sudah tidak terbendung, dikira ibu mertua mau menjemput anaknya, ternyata memaksa masuk kerumah hanya mengambil harta benda dan membawa mobil yang dibeli dari usaha yang dibangun pakai modal suaminya berserta kedua mertuanya.

Berteriak teriak, merusak barang barang didepan pekarangan sampai lantai keramik pecah dan asbak unik mah rusak, lalu meminta bantuan orang yang lewat dengan menuduh mertuanya menyiksa anaknya, lalu orang orang disekitar terprovokasi, salah satunya ikut membantu mendongkel sampai rusak jendela kamar si anak atas suruhan Silvi, lalu dari arah pagar, bapak mertua datang dari masjid dan menanyakan kenapa melakukan itu dan juga bapak mertua menjelaskan kepada orang – orang yang ikut masuk ke pekarangan rumahnya dan juga salah satunya telah ikut medongkel jendela sampai rusak bersama Silvi ternyata beliau ikut terprovokasi, bapak mertuanya menjelaskan bahwa ini salah paham, tidak ada yang menyiksa anak disini, lalu setelah bapak mertua datang, pembantu berani membuka pintu rumah dan Silvi langsung masuk ke rumah, dikira mau ambil anaknya ternyata mengambil harta benda lalu membawa mobil Yaris putih yang dibeli pakai uang hasil usaha dari modal suami beserta uang mertuanya yang sampai sekarang dikuasainya untuk berfoya foya sendiri tanpa menghiraukan anak balita nya umur 3.5tahun yang dia tinggalkan.

HH