Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Saran saya, kamu kelola satu blog saja, Insya Alloh ngak akan habis satu juga

Saran saya, kamu kelola satu blog saja, Insya Alloh ngak akan habis satu juga

Peternakan Ayam Petelur Salira Tasikmalaya – Pengalaman saya, mengelola banyak blog (sendirian) itu tidak mudah. Terutama hal pembagian waktu dan kesempatan untuk mampu konsisten update konten nya. Tidak mudah itu, apalagi pas kebetulan BLANK belum dapat ide buat menulis.

Karena setiap tulisan kita itu adalah hasil belajar kita, yang kemudian di tuangkan ke dalam artikel dengan gaya bahasa kita sendiri di blog kita. Nah, proses belajar menyerap ilmu nya tersebut tidak mudah kalau banyak blog karena biasanya tiap blog yang kita kelola itu, tema nya lain-lain. Kamu harus mempelajari banyak kedisiplinan Ilmu jadinya. Kalau tidak kuat, bisa Pusing dan Stress.

Jadi, mengelola Satu Blog dengan Satu Tema saja adalah Pilihan Bijaksana, sekalian belajar Fokus dengan satu Tema.

Professional itu adalah orang yang hanya tahu sedikit bidang keilmuan, tapi mendalam, tidak setengah-setengah. Dia tidak keluar dari bidangnya. Kalau ada orang yang tanya hal di luar bidangnya, dia akan menjawab: “Maaf, saya kurang faham bidang itu, tapi saya punya partner yang faham betul hal tersebut”.

Sayangnya, lagi-lagi, untuk mencapai Professional juga tidak mudah. Kebanyakan Kita itu Segala Bisa, tapi tidak Full bisa nya. Setengah-setengah. Kesana tak sampai, Kesini tak sampai (termasuk saya).

Selamat melanjutkan Aktifitas dan diselingi Membaca Al-Qur’an, buat Muslim. (Pipih Pirmansyah)

Leave a Reply